Kabar Baik Untuk Mahasiswa FH Unhas

By FHIAL 18 September 2017 16:22:11

Wajah Dekan seringkali kelihatan lelah, karena memburu pekerjaan di Fakultas yang tiada henti. Ritme pekerjaan yang tak pernah putus ini menunjukkan atmosfir Fakultas yang terus maju ke depan.

Bayangan saya menjadi dosen hanyalah untuk menjadi pe-riset dan menulis mulai kabur, karena ritme yang saya hadapi kini berbeda. Setiap orang berpacu untuk membangun Fakultas, bekerja bahu-membahu. Pimpinan dan para dosen senior jarang punya hari libur yang pasti, Sabtu-Ahad kadang lebih sering "disita" untuk membangun Fakultas.

Setiap orang mengambil peran masing-masing. Tentu saja ini semua berjalan karena gaya kepemimpinan yang mengandalkan solidaritas organik. Ruang-ruang kelas-kelas sebagian telah diubah oleh alumni seperti ruangan teater, sebagian gedung dibangun se-nyaman mungkin.

Dekan mengontrol langsung, turun menyapa alumni, dan hasilnya; "mereka kembali ke kampus dengan berbagai sumbangan". Tiap tahun alumni menyumbang ratusan juta hingga milyaran rupiah. Ini tak akan terjadi tanpa "kecerdasan" dan "kecakapan" pemimpin, kemampuan mengkonsolidasikan, kelincahan berkomunikasi, dan tentu saja kekuatan jaringan.

Dekan jelas bukan perempuan biasa. Telah meraih berbagai penghargaan, dan memimpin diberbagai tempat. Dengan pengalaman itu, ia artikulasikan di kampus.

Memimpin di kampus berbeda dengan memimpin birokrasi. Di dalam birokrasi, satu kali saja perintah atasan, bawahan "demam ketakutan". Marah atasan adalah neraka bagi bawahan, karena bisa jadi ia akan dimutasi, diasingkan atau bila memiliki jabatan, ia akan dihentikan dari jabatannya.

Di kampus, semua orang hidup dalam keadaan "merdeka". Mereka berhak memilih tanpa perlu takut diasingkan, tanpa perlu waspada dipindahkan, atau tanpa perlu berpikir bahwa karirnya akan berakhir.

Memimpin kampus memang perlu tangan dingin, ekstra sabar, dan hati-hati berkomunikasi, agar mengurangi ketersinggungan dan ketidakenakan. DI tangan Dekan, semua ini berjalan dengan baik dan tentu saja hal ini dapat dilihat dari hasil yang dicapai. Tentu disana-sini ada kekurangan, karena jelas tidak ada yang sempurna, apalagi menyangkut pelaksanaan tanggungjawab.

Kini Fakultas sedang memongkar kembali Aula Baharuddin Lopa untuk direnoveasi menjadi tempat pertemuan yang dibuat seperti teater. Atau semacam Hall yang menampung lebih banyak orang. Ini membutuhkan dana yang besar.

Selain fisik, Fakultas terus-menerus "memburu kualitas". Atmosfir intelektual berjalan massif. Mahasiswa bersaing ketat, dan Alhamdulillah selalu pulang dengan predikat juara. Prestasi-prestasi ini merupakan rangkaian kerjasama yang tidak terpisahkan dari seluruh civitas akademika yang tentu saja di bawah kepemimpinan Dekan.

Akhirnya, setelah proses yang melelahkan di ruang akreditasi, ditopang oleh tim yang kuat dan hampir tidak pernah istrahat, Akreditasi Fakultas kembali mendapat nilai A. Ini adalah kebanggaan penting bagi seluruh civitas akademika, termasuk semua alumni.

Perlu diketahui, bahwa akreditasi fakultas adalah pertaruhan jabatan dan puncak prestasi bagi pimpinan. Karena itu, para guru besar dan tim yang dikendalikan di bawah naungan tim akreditasi Fakultas menorehkan kesuksesan yang sungguh luar biasa ketika Fakultas kembali memperoleh akreditasi.

Pekan ini menjadi pekan kebahagiaan bagi Fakultas Hukum.
Selamat berbahagia bagi kita semua
selamat kepada Ibu Dekan Prof. Dr. Farida Patittingi, SH., M.Hum atas diraihnya kembali akreditasi A Fakultas Hukum.

 

[FJ]

Bilingual

EN ID

Fakultas Fans Page

Kontak Kami

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10, Tamalanrea Makassar,90245,Sul-sel, Indonesia
Telp : (0411) 587219
Email : hukum@unhas.ac.id

Pengunjung

Online 008
Hari Ini 173
Bulan Ini 7914