MAHKAMAH KELUARGA MAHASISWA
Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin


Mahkamah Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (MKM FH-UH) merupakan salah satu lembaga tinggi dalam lingkup Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Uni-versitas Hasanuddin (KEMA FH-UH). MKM FH-UH merupakan lembaga yang menanggani uru-san yudikatif dalam ruang lingkup keorganisasian KEMA FH-UH.
Kedudukan dan wewenang MKM FH-UH diatur dalam Konstitusi Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Dalam Pasal 37 Konstitusi Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, MKM FH-UH berwenang:
1.    Menyelesaikan sengketa kewenangan antara lembaga kelengkapan organisasi dalam lingkup KEMA FH-UH;
2.    Melakukan uji materil peraturan-peraturan KEMA FH-UH di bawah Konstitusi KEMA FH-UH terhadap Konstitusi KEMA FH-UH.
Program Kerja MKM FH-UH Periode 2015-2016 yaitu:
1.    Menyelesaikan sengketa kewenangan antara lembaga kelengkapan organisasi dalam lingkup KEMA FH-UH;
2.    Melakukan uji materil peraturan-peraturan KEMA FH-UH di bawah Konstitusi KEMA FH-UH terhadap Konstitusi KEMA FH-UH;
3.    Perayaan Hari Ulang Tahun Konstitusi;
4.    Pengadaan buletin petunjuk beracara dalam Mahkamah Keluarga Mahasiswa.

Berikut beberapa Pasal dalam Konstitusi KEMA FH-UH mengatur mengenai MKM FH-UH:

BAB IX

MAHKAMAH KELUARGA MAHASISWA
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS HASANUDDIN

Pasal 36

Mahkamah Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin selanjutnya disingkat Mahkamah KEMA FH-UH merupakan lembaga tinggi dalam KEMA FH-UH.

Pasal 37

Mahkamah KEMA FH-UH berwenang:
a.    Menyelesaikan sengketa kewenangan antara lembaga kelengkapan organisasi dalam ling-kup KEMA FH-UH;
b.    Melakukan uji materil peraturan-peraturan KEMA FH-UH di bawah Konstitusi KEMA FH-UH terhadap Konstitusi KEMA FH-UH.

Pasal 38

(1)    Anggota Mahkamah KEMA berjumlah 5 (lima) orang yang diajukan masing-masing 2 (dua) orang oleh Presiden, 2 (dua) orang oleh DPM FH-UH, dan seorang yang dipilih berdasarkan persetujuan Presiden BEM FH-UH dan DPM FH-UH.
(2)    Kelima anggota Mahkamah KEMA FH-UH yang terpilih selanjutnya ditetapkan oleh Pres-iden BEM FH-UH.
(3)    Mahkamah KEMA terdiri dari seorang Ketua merangkap anggota, seorang Wakil Ketua merangkap anggota, dan 3 (tiga) orang anggota.
(4)    Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh anggota Mahkamah KEMA.
(5)     Anggota Mahkamah KEMA tidak merangkap sebagai pengurus BEM FH-UH atau DPM FH-UH


Pasal 39


Syarat calon anggota Mahkamah KEMA FH-UH:
a.    Terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Rencana Studi berjalan;
b.    Terdaftar sebagai Anggota Biasa KEMA FH-UH, dibuktikan dengan surat keterangan oleh Presiden BEM FH-UH;
c.    Telah melulusi sekurang-kurangnya 100 SKS.

Pasal 40


(1)    Masa kepengurusan anggota Mahkamah KEMA FH-UH selama 1 (satu) tahun kepengurusan
(2)    Keanggotaan Mahkamah KEMA FH-UH berakhir apabila:
         a.    Meninggal dunia;
         b.    Berakhirnya masa kepengurusan;
         c.    Mengundurkan diri dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan;
         d.    Berakhirnya status kemahasiswaan;
         e.    Diberhentikan karena melanggar aturan organisasi KEMA FH-UH;
(3)    Jika terjadi kekosongan keanggotaan sebagaimana dimaksud ayat (2), maka pergantian ang-gota diberikan sepenuhnya kepada lembaga yang mengusulkan.
(4)    Apabila yang berakhir keanggotaannya adalah anggota yang dipilih berdasarkan kesepaka-tan Presiden BEM FH-UH dan DPM FH-UH, maka kembali dipilih seorang anggota oleh Presiden BEM FH-UH dan DPM FH-UH.


Pasal 41

Proses pelakasanaan kewenangan Mahkamah KEMA FH-UH akan diatur lebih lanjut dengan per-aturan KEMA FH-UH.


Bilingual

EN ID

Fakultas Fans Page

Kontak Kami

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10, Tamalanrea Makassar,90245,Sul-sel, Indonesia
Telp : (0411) 587219
Email : hukum@unhas.ac.id

Pengunjung

Online 003
Hari Ini 013
Bulan Ini 7107